Ibu...
Ketika mendengar kata itu terbayang sudah sosok wanita  yang begitu kuat & tegar melawan keras nya kehidupan,siang malam membanting tulang dengan harapan besok lusah anak2 nya masih bisa makan 

           dengan sabar dia terus berusaha mendidik & membesarkan kami meski serba kekurangan beliau sedikit pun tidak pernah mengeluh entah apa yang dia pikirkan seolah tidak ada kata menyerah baginya,coba sejenak kita renungkan

           Pada saat itu beliau memiliki lima orang anak yang masih kecil-kecil mencari nafkah sendiri sebagai penjual sayur keliling dengan penghasilan tidak menentu untuk makan saja mungkin kurang belum ditambah biaya sekolah & biaya lainnya Tapi beliau tetap optimis untuk menghidupi anak_ anaknya


     Bu,terimah kasih telah mendidik & membesarkan kami meski dalam kekurangan kau selalu berusaha membahagiakan kami, Bu tangis & keringat mu adalah alasan kami untuk sukses....
          Do,a kami selalu menyertai mu Bu 

Komentar

Postingan populer dari blog ini