Rasa sayang yang kutulis dalam tetesan air mata ini dengan diam jernihnya selalu menatapmu bersamanya.
*** Selalu ada yang tak diceritakan, langit kepada hujan. Entah pagi bersambut kabut, Atau mendung yang bikin murung.
*** Waktu menguji kita dengan perpisahan, jarak menguji kita dengan rindu, dan air mata adalah hujan yang ikhlas jatuh di dada masing masing.
*** Serupa gelombang lautan, cinta datang saat kau diam, lalu tiba-tiba hilang saat kaukejar.
*** Cinta bisa memberikan cahaya Pada mata yang sekalipun buta Cinta juga bisa jadi petaka Meski pada orang yang di surga Ah, biarlah … Cinta tak butuh kata-kata
*** Aku membiarkanmu menikmati fase-fase tersulit dalam menahan rindu, maka izinkan aku mewujudkan mimpimu untuk mengalami fase terindah untuk melepas rindu.
*** Gemelisik daun kering menyadarkanku bahwa semestamu bukanlah aku. Kerontang daun terseret angin melebur menjadi luka hatiku.
*** Setelah tidak dengannya, aku akan selalu mencoba untuk tetap baik-baik saja, sebab aku percaya perasaan itu datang tanpa direncanakan, dan pasti juga akan hilang tanpa direncanakan.
*** Tak semudah itu merangkai kata. Jika pun sudah terangkai bibir tak bisa semudah itu mengatakannya. Dan masih terlalu rumit untuk di jelaskan. Diamku adalah mencintaimu
Komentar
Posting Komentar